Bagaimana Diabetes atau Kencing Manis Terjadi

By | Mei 4, 2015

diabetes militus atau kencing manis. Apakah kamu Sedang Mencari Pengobatan Penyakit Gula yang Terbukti Mujarab?

Penyakit gula adalah sesuatu momok yang menakutkan bagi masyarakat luas, selain tidak terdapat obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini. Masyarakat umumnya lebih suka menggunakan obat yang diberikan oleh dokter. Namun terkadang merasa jenuh karena penyakit tak kunjung sembuh dan obat bertambah banyak.

terjadinya penyakit diabetes

Bahkan tak jarang pasien penyakit gula darah yang lebih memilih tidak meminum obatnya. Obat yang diberikan oleh dokter memang tidak berfungsi untuk menyembuhkan namun membuat gula darah kamu lebih stabil. Sebaiknya kamu menyimak beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang pengobatan penyakit gula darah. Untuk memilih pengobatan mana yang terbaik bagi anda.

Apakah penyakit gula darah?

Penyakit gula darah atau yang disebut diabetes adalah naiknya kadar gula di dalam tubuh kita. Dimana kadar gula ini telah melampaui batas normal.

Tubuh memang membutuhkan gula namun berlebihnya kadar gula dalam tubuh dapat menyebabkan komplikasi tersendiri. Yang mana kamu tidak akan langsung terkena diabetes saat pertama kali kadar gula naik.

Kamu akan merasakan adanya gangguan kadar gula darah saat beberapa kali serangan. Biasanya serangan ini terjadi setelah makan.

Makanan menjadi hal yang paling berperan dalam gelaja yang di timbulkan. Mayoritas orang Indonesia mengkonsumsi nasi sebagai makanan pokok. Nasi ini banyak mengandung gula yang sangat tidak baik jika berada pada kadar yang berlebihan apalagi untuk usia senja.

Penyakit ini berbanding lurus dengan peningkatan ekonomi yang terjadi pada seseorang, mengapa bisa demikian?

Karena semakin tinggi tingkat ekonomi, seseorang akan mengkonsumsi makanan yang terbilang enak. Padahal makanan enak itu identik dengan makanan yang mengandung hal yang kurang baik untuk kesehatan.

Bagaimana Terjadinya Penyakit Diabetes?

kencing manis

Gejala Awal Penyakit Diabetes

Sebelum kita mengetahui pengobatan gula darah, sebaiknya kita mengetahui dahulu gejala awal timbulnya diabetes.
Gejala awal dari diabetes sering kali tidak di anggap dan di acuhkan banyak orang. Padahal jika di waspadai sejak awal maka diabetes menjadi lebih cepat penanganannya.

Kadar gula darah bisa sangat melonjak tinggi sekali, hal ini dalam bidang kedokteran dinamakan hiperglikemia. Atau bisa terjadi sebaliknya, yaitu turun dengan sangat rendah sekali atau disebut dengan hipogkemia.

Kamu harus mengetahui tanda-tandanya jika menimpa kamu atau orang di sekitar agar tepat dan cepat dalam penanganan.

Bagi Hiperglikemia tanda yang akan muncul yaitu:

  • Merasa sering haus,
  • Sering ke toilet untuk buang air kecil,
  • Penglihatan menjadi tidak fokus,
  • Terasa gatal dan muncul infeksi di kulit dan juga penurunan berat badan yang mendadak.
  • Sering merasa lapar

Bagi Hipoglikemia tanda yang akan muncul yaitu:

  • Perasaan gelisah,
  • merasa ingin makan terus menerus,
  • tingkat kesadaran menurun,
  • gemetar dan juga lebih banyak berkeringat.

Jika hal ini menimpa pada kamu sebaiknya segera chek lab karena sering kali keadaan ini menimbulkan komplikasi yang cukup berbahaya.

Bagaimana menentukan pengobatan gula darah yang terbaik?

Banyak pasien yang telah melakukan berbagai pengobatan, baik secara medis ataupun alternative. Namun hasilnya terkadang kurang maksimal karena kebanyakan orang ingin penyembuhan secara instan. Padahal pengobatan yang baik adalah dilakukan secara rutin dan bertahap.

Selain rutin dan bertahan, pengobatan yang baik adalah dengan cara yang terbaik. Dalam pengobatan untuk mengendalikan gula darah, terdapat dua macam yaitu secara farmalogis dan non farmalogis.

Apakah perbedaan yang menonjolkan pada kedua pengobatan tersebut? Pengobatan ini berbeda secara penanganan dan perawatan.

Dimana pengobatan secara non-farmalogis adalah dengan cara pengendalian penyakit tanpa menggunakan obat-obatan, dimana tujuan dari pengobatan ini adalah agar penderita bisa menjalani hidup sehat dan sewajarnya, ini sangat dianjurkan pada pasien yang telah terdeteksi secara dini.

Baca:

Cara Mengatasi Diabetes Alami Tanpa Obat

Sedangkan untuk pengobatan secara farmalogis berkebalikan dari non farmalogis yaitu dengan penggunaan obat. dimana terapi farmalogis dilakukan setelah pengobatan non-farmalogis tidak berhasil untuk mengontrol kadar gula darah untuk berada di tahap normal. Biasanya ini dilakukan pada penderita lanjut yang telah senja dan bisa juga bagi penderita yang terlambat dalam pendeteksian.

Baca juga:

Menu Makanan Sehat Penderita Kencing Manis

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *